SUCIKAN HATI, RAMADHAN KUNANTI
Ramadhan adalah bulan yang dinanti-nanti semua umat Islam seluruh dunia, Ramadhan adalah moment yang ada sekali dalam setahun. Bulan suci yang menjadi sumber pahala bagi umat yang ingin menjadi penghuni surga.
Semua kebaikan yang menghasilkan pahala akan dilipatgandakan bahkan semua setan pun dikurung agar tidak mengganggu manusia yang akan beribadah, Masjid dan musholla yang biasanya sepi, kini telah ramai oleh orang-orang yang berlomba-lomba dalam berbuat kebaikan, mencari ridho Allah dan meraih rahmat dan hidayah dari-Nya.
Belum tentu kita masih ada untuk menyambut Ramadhan tahun depan, dan belum tentu kita masih disehatkan badan untuk menunaikan puasa tahun depan, karena apa pun yang ada pada diri kita, adalah milik Allah, segalanya adalh kuasa Allah swt.
Alangkah indahnya jika masjid dan musholla itu dipenuhi oleh hamba-hamba Allah tak hanya di Bulan Ramadhan, tapi juga di bulan-bulan lain selain Ramadhan…
Subhanallah…
Awal-awal bulan puasa memang tak bisa dipungkiri bahwa Masjid dan musholla telah sarat oleh orang-orang baik kalangan dewasa, remaja, bahkan anak-anak yang menjalankan sholat tarawih, namun, sayangnya hal ini berlangsung hanya di Minggu pertama, lalu semakin berkurang di minggu kedua dan minggu ketiga, dan kemudian penuh kembali di minggu terakhir bulan Ramadhan mendekati hari raya Idul Fitri.
Kebiasaan buruk yang terjadi menahun ini memang harus dihilangkan agar tercipta muslim yang sempurna lahir dan batin, yang kuat iman dan tak goyah oleh godaan syetan. Untuk itu diperlukan adanya kerja sama untuk membentuk hubungan yang berkesinambungan disegala hal, saling melengkapi, memahami, dan menghormati.
Akhir kata, marilah kita Sucikan hati dan tingkatkan keimanan serta amal ibadah kita untuk menjalani bulan yang fitrah ini. Semoga kita mampu memperkokoh tiang Islam, agar kita tak mudah terpecah belah oleh hal-hal yang menjerumuskan keimanan kita. Amin Ya Robbal Alamin……………………….
Minggu, 31 Agustus 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar